Telah cukup banyak tulisan dan buku diterbitkan mengenai Pak Harto, baik itu dalam bentuk pandangan yang cenderung negatif -yang umumnya diterbitkan pasca reformasi 21 Mei 2998- maupun dalam bentuk pandangan positif yang bertolak dari tataran objektifitas - yang diterbitkan sebelum atau sesudah Reformasi. Bukan saja ditulis dan disajikan dalam sebuah aspek- satu sudut pandang materi penulisan -…
"Piye to kok ora bisa ditulung (bagaimana sih kok tidak bisa ditolong)?" adalah pertanyaan Pak Harto ketika ia merasa limbung menghadapi kenyataan baru saja kehilangan belahan jiwanya, Ibu Tien Soeharto-istri tercinta yang puluhan tahun menemaninya mengarungi suka dan duka, istri yang selalu mengobarkan semangatnya, menuangkan kasih sayang, serta menguatkan hati. Setetes air mata Pak Harto mena…