"Lo liat, mereka saling menyukai. Gue rasa, lebih mudah buat lo melupakan Marco daripada lo memilih berjuang untuk mendapatkannya. Benar cinta harus diperjuangkan, tapi bukan sendiri. Harus berdua.” Mengerut kening Monic mendengar ucapan Ilham. Nada bicaranya barusan seperti tidak menyimpan kebencian pada Dinda. Lo ngaak benci lagi sama Dinda?” Ada jeda sekian waktu sampai akhirnya terdenga…