fiction
Please stop the time
Please Stop the Time Suaranya, mengingatkanku akan penggalan lirik lagu Boyzone, I like the sound of my name on your lips. Aku menyukai caranya memanggil namaku, aku ingin merekamnya dan menjadikannya sebuah ringtone, ingin memperdengarkannya selalu, bila perlu 24 jam sehari. Ketika bibirku pucat kedinginan karena kehujanan, dia berkata: Warna bibirmu terlihat bagus walaupun tanpa lipstik. Dia bahkan punya nama khusus untuk warna bibirku; warna hujan. Pernahkah ada yang menerobos hujan untukmu, memegangi sepatumu yang basah, dan mengenakan busana yang tidak biasa baginya, hanya... demi kamu? Tapi apakah dia sungguh mencintaiku, atau aku hanya pelariannya? Aku hanya ingin tahu, apalagi waktu yang kami miliki tak banyak. Bagai kalender, baru kusadari bahwa selama ini ternyata dia telah menjadi penanda hari-hariku. Dia telah yang menjadi alasan roda hidupku berputar dengan manis. Dialah kalenderku, yang akan segera berakhir.
Tidak tersedia versi lain