fiction
Fate of love
"Lo liat, mereka saling menyukai. Gue rasa, lebih mudah buat lo melupakan Marco daripada lo memilih berjuang untuk mendapatkannya. Benar cinta harus diperjuangkan, tapi bukan sendiri. Harus berdua.” Mengerut kening Monic mendengar ucapan Ilham. Nada bicaranya barusan seperti tidak menyimpan kebencian pada Dinda. Lo ngaak benci lagi sama Dinda?” Ada jeda sekian waktu sampai akhirnya terdengar helaan napas panjang Affan. “Setelah mendengar semua dari Papa, gue sadar Dinda nggak layak gue benci. Justru Mama yang merebut Papa dari tangan ibunya. Jadi Tante Lusia hanya mengambil kembali miliknya.” Namun, cinta adalah urusan hati. Semakin dihalau akan semakin terasa kuat. Ketika Dinda mengalami kecelakaan motor, Marco adalah orang yang paling telaten merawat Dinda. Bagaimanakah dengan hati Monoc? Karena yang ia tahu, Marco hanya menyukai Dinda, bukan dirinya. Yuk temukan akhir cerita tentang pergulatan cinta mereka di dalam novel ini.
Tidak tersedia versi lain