fiction
Teh dan Pengkhianat
Teh dan Pengkhianat mengajak pembaca bertamasya ke masa lalu, menelusuri berbagai peristiwa dan dinamika kehidupan di Hindia Belanda melalui sudut pandang yang segar dan manusiawi. Iksaka Banu menghadirkan kisah-kisah tentang awal mula sepeda digunakan oleh kaum bumiputra, ancaman wabah cacar di tengah keterbatasan sarana transportasi, kemewahan globe sebagai simbol pencerahan dan pengetahuan, hingga proses rekayasa foto yang masih dilakukan secara manual dan penuh kerumitan.
Melalui kumpulan cerpen berlatar sejarah ini, penulis tidak sekadar menyajikan fakta-fakta masa lampau, tetapi juga menggambarkan sejarah sebagai ruang pergulatan manusia yang sarat dengan harapan, kekecewaan, keberanian, ketakutan, kebebalan, dan nalar. Tokoh-tokoh dari berbagai latar sosial dihadirkan dengan karakter yang kuat sehingga pembaca dapat memahami kompleksitas hubungan antarmanusia dalam konteks kolonialisme.
Tidak tersedia versi lain