laporan_penelitian
Laporan Akhir Kajian Sistem Stabilisasi Harga Bahan Pokok
Gula merupakan komoditas yang sangat strategis baik dilihat dari sisi produksi maupun sisi konsumsi. Dari sisi produksi, dengan luas areal sekitar 450 ribu Ha pada periode 2005-2010, menjadikan industri gula berbasis tebu merupakan salah satu sumber pendapatan bagi sekitar 850 ribu petani dengan jumlah tenaga kerja yang terlibat sekitar 1.2 juta orang. Demikian pula sisi konsumsi, gula merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat dan sumber kalori yang relatif murah. Berdasarkan latar belakang tersebut dilakukan penelitian yang bertujuan untuk merancang sistem stabilisasi harga gula yang dapat meminimalkan berbagai gejolak baik bersumber dari faktor internal maupun faktor eksternal. Secara spesifik pengkajian ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan sistem stabilisasi harga komoditi gula; mengidentifikasi kebijakan stabilisasi harga gula di beberapa negara seperti India, Thailand, dan Malaysia sebagai salah satu referensi untuk memutuskan alternative kebijakan dan mekanisme stabilisasi harga komoditi gula. Kajian ini menghasilkan kesimpulan bahwa fluktuasi harga dan kecenderungan peningkatan harga bersumber dari faktor pasar internasional dan pasar domestik.
Tidak tersedia versi lain