laporan_penelitian
Analisis Kebijakan Impor Komoditas Food Additives and Ingredients Dalam Mengurangi Defisit Neraca Perdagangan
Berdasarkan data BPS, impor terbesar didominasi oleh intermediate goods dan capital goods yang merupakan komponen yang penting untuk industri manufaktur. Food additive and ingredients merupakan salah satu komoditas bahan baku penolong yang banyak diimpor, walaupun sumber bahan baku komoditas tersebut tersedia di dalam negeri. Produsen tetap mengutamakan sumber bahan baku yang berasal dari dalam negeri. Pertimbangan untuk mengimpor bahan baku penolong adalah harga yang lebih murah, spesifikasi yang tidak sesuai dan tidak adanya jaminan kontinuitas pasokan bahan baku dari produsen dalam negeri. Atas dasar pertimbangan tersebut diatas, kementerian perdagangan bermaksud mengidentifikasi komoditas yang selama ini banyak diimpor dan dapat komoditas yag selama ini banyak diimpor dan dapat komoditas tersebut dapat dipasok dari dalam negeri. Dengan adanya upaya tersebut maka dapat mengurangi ketergantungan atas impor sekaligus upaya untuk mengurangi defisit neraca perdagangan .
Tidak tersedia versi lain