book
Beginilah Islamku
Buku ini mengangkat “tema sederhana” yang lazim dikenal, yakni iman, takwa, dan ihsan. Menjadi seorang “mukmin, muslim, dan muhsin” amatlah sederhana di permukaannya, yakni dengan tetap menjadi manusia belaka. Di hadapan Allah Swt dalam samudra iman, ia berlabuh pada “negasi segalanya, termasuk diri, dan semata Allah Swt yang tegak”; di hadapan samudra syariatNya (perintah dan larangan), ia berlabuh pada “syariat adalah otoritas kebenaran yang sempurna dan haq, adapun seluruh tafsir, takwil, dan fatwa adalah otoritas yang dinamis, relatif, dan majemuk”; di hadapan seluruh makhlukNya, ia berlabuh pada “semata ihsan, yakni ‘sesaudara dalam iman atau sesaudara dalam kemanusiaan’; ia adalah akhlak karimah.”
Tidak tersedia versi lain