book
Islamisasi Bugis: Kajian Sastra atas La galigo versi BOTTINNA I LA DEWATA SIBAWA I WE ATTAWEQ (BDA)
Kehadiran unsur Islam dalam Galigo versi BDA tidak menggeser keberadaan kepercayaan lama, melainkan disajikan secara berdampingan. Hal seperti ini menunjukkan kreativitas penyair yang memanfaatkan sastra yang telah mapan dalam komunitas Bugis untuk misi pengislaman. Islamisasi yang menggunakan sastra sebagai medianya tersebut menggunakan pendekatan kompromis. Para penganjur Islam saat itu menyadari bahwa sangat tidak mudah untuk mengganti suatu bentuk kepercayaan yang telah lama bersenyawa dalam jiwa suatu masyarakat dan menggantinya dengan yang baru. Langkah awal islamisasi Bugis ini adalah menggeser konsep kepercayaan kepada Déwata Séuwaé (Tuhan Yang Maha Esa) dengan konsep Allah Subhanahu Wa Taala melalui ajaran-ajaran tauhid.
Tidak tersedia versi lain